Sunday, 8 November 2015

Ajaran Islam, Kerjakanlah Sesuatu Sesuai keahlian Seseorang


Ajaran Islam, Kerjakanlah Sesuatu Sesuai keahlian Seseorang.

Ada seorang pria, tidak lolos ujian masuk universitas, orang tuanya pun menikahkan ia dengan seorang wanita.

Setelah menikah, ia mengajar di sekolah dasar. Karena tidak punya pengalaman, maka belum satu minggu mengajar sudah dikeluarkan.

Setelah pulang ke rumah, sang istri menghapuskan air mata nya, menghiburnya dengan berkata: "Banyak ilmu di dalam otak, ada orang yang bisa menuangkannya, ada orang yang tidak bisa menuangkannya. Tidak perlu bersedih karena hal ini. mungkin ada pekerjaan yang lebih cocok untukmu sedang menantimu."

Kemudian, ia pergi bekerja keluar, juga dipecat oleh bosnya, karena gerakannya yang lambat.
Saat itu sang istri berkata padanya, kegesitan tangan-kaki setiap orang berbeda, orang lain sudah bekerja beberapa tahun lamanya, dan kamu hanya belajar di sekolah, bagaimana bisa cepat?
Kemudian ia bekerja lagi di banyak pekerjaan lain, namun tidak ada satu pun, semuanya gagal di tengah jalan.

Namun, setiap kali ia pulang dengan patah semangat, sang istri selalu menghiburnya, tidak pernah mengeluh.

Ketika sudah berumur 30 tahun-an, ia mulai dapat berkat sedikit melalui bakat berbahasanya, menjadi pembimbing di sekolah luar biasa tuna rungu wicara.

Kemudian, ia membuka sekolah siswa cacat, dan akhirnya ia bisa membuka banyak cabang toko yang menjual alat-alat bantu orang cacat di berbagai kota.

Ia sudah menjadi bos yang memiliki harta kekayaan berlimpah.
Suatu hari, ia yang sekarang sudah sukses besar, bertanya kepada sang istri, bahwa ketika dirinya sendiri saja sudah merasakan masa depan yang suram, mengapa engkau tetap begitu percaya kepada ku?

Ternyata jawaban sang istri sangat polos dan sederhana.
Sang istri menjawab: sebidang tanah, tidak cocok untuk menanam gandum, bisa dicoba menanam kacang, jika kacang pun tidak bisa tumbuh dengan baik, bisa ditanam buah-buahan; jika buah-buahan pun tidak bisa tumbuh, semaikan bibit gandum hitam pasti bisa berbunga. karena sebidang tanah, pasti ada bibit yang cocok untuknya, dan pasti bisa menghasilkan panen dari nya.

Mendengar penjelasan sang istri, ia pun terharu mengeluarkan air mata. Keyakinan kuat, katabahan serta kasih sayang sang istri, bagaikan sebutir bibit yang unggul;

Semua prestasi pada dirinya, semua adalah keajaiban berkat bibit unggul yang kukuh sehingga tumbuh dan berkembang menjadi kenyataan.

Di dunia ini tidak ada seorang pun adalah sampah. hanya saja tidak ditempatkan di posisi yang tepat.
Setelah membaca cerita ini, jangan dibiarkan saja, sharing dan teruskan ke orang lain, Anda adalah orang yang berbahagia.

Delapan kalimat di bawah ini, semuanya adalah intisari kehidupan:
1. Orang yang tidak tahu menghargai sesuatu, biarpun diberi gunung emas pun tidak akan bisa merasakan kebahagiaan.

2. Orang yang tidak bisa toleransi, seberapa banyak teman pun, akhirnya semua akan meninggalkannya.
3. Orang yang tidak tahu bersyukur, seberapa pintar pun, tidak akan sukses.
4. Orang yang tidak bisa bertindak nyata, seberapa cerdas pun tidak akan tercapai cita-cita nya.
5. Orang yang tidak bisa bekerjasama dengan orang lain, seberapa giat bekerja pun tidak akan mendapatkan hasil yang optimal.
6. Orang yang tidak bisa menabung, terus mendapatkan rejeki pun tidak akan bisa menjadi kaya.
7. Orang yang tidak bisa merasa puas, seberapa kaya pun tidak akan bisa bahagia.
8. Orang yang tidak bisa menjaga kesehatan, terus melakukan pengobatan pun tidak akan berusia panjang.

Smartphone Hancurkan Otak Anak Anda dan Creativitas Anak


Wajib Baca!! Smartphone Hancurkan Otak Anak Anda dan Creativitas Anak.

RABU, 28 OKTOBER 2015  KESEHATAN.
Bahaya radiasi yang timbul dari smartphone sudah menjadi perdebatan sejak lama. Beberapa ahli menyebut ponsel terutama ponsel cerdas memiliki radiasi yang sangat kuat yang dapat menyebabkan kanker otak.

Sebuah penelitian terbaru menyebut radiasi ponsel yang menyerang anak-anak ribuan kali lipat lebih berbahaya daripada orang dewasa disebabkan daya tahan tubuh pada anak belum sesempurna orang dewasa.


Apalagi saat ini jumlah anak kecil yang menggunakan smartphone bisa dikatakan sangat banyak. Maka hasil penelitian tersebut perlu ditanggapi dengan serius oleh semua orang tua.

Bagaimana teknologi canggih ini dapat menghancurkan otak anak anda, berikut ini ulasannya:

1. Anak-anak yang menghabiskan banyak waktu di layar komputer atau smatphone akan menyebabkan Emotional Quotient (EQ) yang rendah.

Perkembangan EQ pada usia anak sangat penting dan segala hal yang menghambat perkembangan tersebut wajib disingkirkan termasuk smartphone.

Di Amerika Serikat, semua orang tua dihimbau untuk tidak menginjinkan anak mereka yang berusia 3 tahun ke bawah untuk menggenggam smartphone. Sebab radiasi dari ponsel dapat mengganggu perkembangan EQ mereka.

Jika anak-anak bayi tersebut tetap diberi mainan ponsel maka besar kemungkinan mereka akan mengalami gangguan dalam berkomunikasi di dunia nyata. Anak-anak akan terbiasa berkonsentra pada layar tv atau layar ponsel dan tidak memiliki keinginan untuk berinteraksi dengan hal-hal lain di luar diri mereka.

2. Anak jadi kesulitan berbicara
Sebuah penelitian dilakukan oleh Common Sense Media dan menemukan bahwa 38% anak-anak beruisia di bawah 2 tahun sudah menggunakan gadget, bahkan sebelum mereka dapat bicara atau berjalan.

Anak-anak ini diketahui memiliki kesulitan dalam berbicara. Oleh American Academy of Pediatrics (AAP), dijelaskan bahwa di usia tersebut mereka belum memahami apa yang berada di layar ponsel meskipun otak mereka berusaha mencernanya, sementara itu kemampuan kognitif anak tidak akan berkembang yang membuat mereka sulit berbicara.

3. Anak jadi kurang aktif bermain
Saat anak-anak kecil diberi ponsel mereka akan terlatih untuk hanya menggunakan mata dan pikiran mereka saja dalam bermain aneka jenis games di ponsel.

Anak-anak ini tidak terlatih untuk bermain di dunia nyata. Mereka menganggap dunia nyata tidak semenyenangkan ketika mereka online di internet menggunakan ponsel cerdas. Dokter John Ratey dari Harvard menjelaskan salah satu keuntungan anak bermain di luar adalah tubuh mereka menjadi sehat dan merasa nyaman secara sosial.

Maka jangan heran jika anak-anak yang kecanduan games di ponsel cerdas akan mengalami perlambatan pertumbuhan dan memiliki daya tahan tubuh yang rendah.
4. Kesehatan berkurang
Karena kurang bergerak, otot pada tubuh anak-anak jadi tidak terlatih menyebabkan banyak masalah kesehatan bermunculan. Salah satu yang paling sering dialami adalah gangguan mata.

Secara psikis anak-anak juga jadi gampang stres dan mudah takut dikarenakan segala permainan di dalam ponsel sangat mempengaruhi kondisi emosional mereka.

5. Anak-anak menderita penyakit mental
Sebuah penelitian pernah dilakukan oleh sebuah team bernama PEACH yang meneliti 1000 orang anak berusia 10 dan 11 tahun.

Hasil penelitian menunjukkan anak-anak yang bermain ponsel dua jam lebih setiap hari mengalami masalah psikologis sepeti depresi, cemas, dan mengalami perubahan tingkah laku yang negatif.
Sejatinya anak-anak bermain dengan orang tua dan mendapatkan kasih sayang yang cukup untuk mendukung pertumbuhan fisik dan mental mereka. Jika di usia yang sangat muda tersebut, anak-anak telah aktif bermain ponsel maka dampak yang serius akan terjadi baik itu fisik maupun psikis.
Bila anda membaca artikel ini, buruan informasikan ke teman, tetangga atau rekan yang memiliki anak kecil. Beritahu mereka tentang bahaya smartphone jika digunakan oleh si kecil. Hindarkan dan selamatkan anak kita

Thursday, 29 October 2015

Surat Penolakan Permintaan Imam Dari Majelis Ulama Indonesia


8‬: أشْهَدُ أنْ لا إله إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لا شَرِيك لَهُ وأشْهَدُ أنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ.
JEMAAT AHMADIYAH INDONESIA
CABANG SUKABUMI.

Badan Hukum Keputusan Menteri Kehakiman RI No. JA.5/23/13 Tgl.13-3-1953
Domisili: Jln Sriwedari Gg. Sriwedari VI No.06,RT.06, RW.01, Kel. Selabatu, Kec. Cikole, Kodya Sukabumi,43114 Phone.081346635204
Nomer: 01/JAI-Sukabumi/10-09-2015
Lampiran: 6 lembar
Hal.: Tanggapan dan Penjelasan Surat Dari MUI Kota Sukabumi
Kepada Yth.
Bapak Wali Kota Sukabumi
H. Muhammad Muraz
Di
T e m p a t
السلام عليكم ورحمت الله وبركاته
Semoga Bapak beserta staf senantiasa berada dalam keadaan sehat wal afiat serta dalam limpahan karunia dan Inayah yang khas dari Allah Ta'ala. Aamiin.
Dengan surat ini kami sampaikan kepada bapak mengenai tanggapan kami tentang rencana Majelis Ulama Indonesi (MUI) Kota Sukabumi untuk untuk bertindak selaku Imam dan khotib pada Jum'at tanggal 11 September 2015 di masjid Bilal - Jalan Sriwedari.
Terlebih dahulu kami sampaikan kronologisnya bahwa pada hari Rabu, Tanggal 09/09/2015 JAI Sukabumi kedatangan tamu dari MUI Kota Sukabumi, yang diantaranya adalah Bapak Ketua umum I MUI Kota Sukabumi, Sekretris MUI Kota Sukabumi dan juga jajarannya. Adapun maksud dan tujuannya adalah untuk menyampaikan surat No.85/K/MUI-KOSI/IX/2015 perihal Ajakan sholat Jum'at Di Mesjid Bilal.
Kami dalam hal ini pengurus JAI Kota Sukabumi yang berbadan Hukum Keputusan Menteri Kehakiman RI No. JA.5/23/13 Tgl.13-3-1953, telah mengambil sikap bahwa kami JAI Kota Sukabumi tidak dapat mengizinkan yang Yth. Bapak-bapak Pengurus MUI untuk bertindak selaku Imam dan khotib pada Jum'at Tanggal 11 September 2015, karena di masjid kami telah diatur dengan resmi susunan kepengurusan dan juga jadwal imam sholat dan Khotibnya. Maka dengan hal ini harap bapak-bapak dari Pengurus MUI kota dapat memakluminya.
Sebagai tambahan lain mengenai sikap kami tidak mengizinkan sebagaimana yang tercantum dalam penjelasan diatas adalah sebagaimana tercantum dalam penjelasan kami berikut ini:
1.Kami menyambut baik gagasan tersebut dan sesungguhnya kami pun sudah sangat rindu untuk sholat berjamaah bermakmum khususnya dengan MUI, namun selama ini sikap MUI terhadap kami sangatlah intoleran, kami telah dinyatakan sesat, kafir, non muslim,  dan lain-lain bukan hanya kepada kami tapi terlebih kepada pimpinan kami dengan menyatakan bahwa pimpinan kami sebagai Nabi Palsu, dajjal, pendusta dan lain-lain. Bahkan bukan hanya hal yang tersebut diatas, tindakan penganiayaan secara bathin, secara pisik pun kami rasakan kami telah diberlakukan secara intoleran, mesjid kami dirusak, dibakar bahkan ada saudara-saudara kami yang terbunuh dan diasingkan tidak dapat tinggal lagi di rumahnya sendiri diakibatkan dari fatwa-fatwa sesat menyesatkan, dan juga fatwa kafir yang mana sudah menjadi label dari jemaah kami. Dengan kondisi demikian, bagaiman kami dapat bermakmum dengan saudara-saudara kami dari MUI?. Sungguh sangat naif sekiranya diri kita, orang tua kita telah dihina dan dicaci maki, dijelek-jelekan kemudian kita harus mengikuti org yang telah menghina dan menjelek-jelekan diri kita dan orang tua kita sendiri?.
2.Sebagaimana Sabda Rasulullah saw, : وَلَا تَؤُمَّنَّ الرَّجُلَ فِي أَهْلِهِ وَلَا فِي سُلْطَانِهِ وَلَا تَجْلِسْ عَلَى تَكْرِمَتِهِ فِي بَيْتِهِ إِلَّا أَنْ يَأْذَنَ لَكَ أَوْ بِإِذْنِهِ yang artinnya : Jangan sampai seseorang menjadi imam dalam keluarga orang lain dan jangan pula dalam wilayah kekuasaan (wewenang) nya dan jangan duduk di tempat duduk di rumah orang lain selain telah mendapat izin, atau seizinnya."(HR. Muslim), 3.Begitupun dalam hal bertamu di lingkungan mesjid yang telah terbentuk kepengurusan DKM, pihak MUI tidak dapat sewenang-wenang untuk dapat menjadi Imam Dan Khotib ditempat kami karena seuai dengan ketentuan dan perintah Nabi Muhammad saw pun demikian petunjuknya.
Selama ini beberapa kalangan MUI menyatakan bahwa sholat kami berbeda dengan muslim pada umumnya, seharusnya yang dilakukan oleh MUI adalah mengikuti sholat yang kami lakukan baik dari segi bacaan dan gerakan dalam sholat, bukan memaksa kami bermakmum, bagaimana kami bisa membuktikan tuduhan bahwa sholat kami sama apabila kami tidak diberi kesempatan untuk menjadi Imam Sholat?.
4.Prinsip sholat pada hakekatnya adalah hubungan pribadi  hamba dengan Sang Khalik  dan untuk itu terdapat syarat-syarat yang dapat dikategorikan syah dan tidaknya sholat sebagaimana hadist Rasulullah saw diantaranya adalah bahwa dalam berjamaah seorang makmum harus yakin terhadap kualitas iman seseorang Imam dan juga bukan dalam keadaan terdzalim.
5.Kami sangat berterima kasih dan siap menerima dengan rasa hormat dan penuh kehangatan, apabila pihak MUI ingin melakukan pembinaan kepada kami dalam bentuk tarbiyah dan diskusi shingga dapat terjalin rasa saling pengertian yang selama ini terkesan terputus dan juga kami terkesan eklusif. Dan adapun mengenai mengadakan Sholat dan juga khutbah jum'at bagi kami bukanlah sarana yang efektif untuk hal itu itu karena tidak tersedia ruang dua arah dan cenderung  kontra produktif sehingga menimbulkan suasana ukuwah islamiyyah kita tercedrai dimanfaatkan oleh oknum yang akan memperkeruh suasana dikarenakan masih terdapat hambatan-hambatan prinsip dalam pelaksanaan ibadah tersebut sebagaimana diuraikan dalam point-point awal. Dan dengan hal itu kami siap menerima kapan saja pembinaan dari MUI diluar rencana Sholat Jum'at dan juga Khutbahnya.
Demikianlah uraian kami ini kami sampaikan kepada Yth. Bapak Wali Kota Sukabumi, semoga hal ini dapat bapak maklumi untuk dapat ditindak lanjuti oleh jajaran staf MUSPIDA Kota Sukabumi.
Jazakumullah Ahsanal jaza
والسلام عليكم ورحمت الله وبركاته
Kami Yang termat Lemah,
            H. Agus Yunus
Ketua Cabang Sukabumi Kota
Tembusan Disampaikan kepada :
Yth. Bapak Ketua MUI Kota Sukabumi di Sukabumi
Yth. Kapolres Sukabumi di Sukabumi
Yth. DANDIM 0607 Sukabumi kota di Sukabumi
Yth. Kepala Kemenag Kota Sukabumi di Sukabumi
Yth. Komnasham
Yth. LBH Jabar
Yth. Kapolda Jabar
Yth. Kementrian Dalam Negeri RI
Yth. Menkopolhukam RI
Yth. Kementrian Agama RI
Yth. Amir Jemaat Ahmadiyah Indonesia.
Dalam kondisi sedikit "tegang" dan dlm penjagaan dr kepolisian,, Alhamdulillah sktr jam.10 td pagi justru bai'at seorang pemuda u/ bergabung k dlm jemaat.

Pentingnya Tahrik Jadid Dalam Jemaat Ahmadiyah


Amanat Huzur melalui Utusannya Tuan Laiq Ahmad Nasir. Berkantor di Rabwah di bidang Tahrik Jadid, membawahi seluruh mubaligh di seluruh dunia.

Saya hadir di hadapan Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu atas perintah Huzur. Huzur bersabda bahwa beliau mengirim salam kepada anda. Huzur ingin mengetahui kabar kebaikan-kebaikan di cabang Anda.
Huzur bersabda bahwa banyaklah berdoa, berdoa, dan berdoa agar keadaan kita akan berubah meraih kemenangan seperti yg disabdakan Masih Mau'ud. Bersabarlah Anda semua menghadapi keadaan ini, banyak berdoa, insya Allah akan berubah baik. Tidak perlu takut dan cemas, justru harus banyak-banyak berdoa.

Selanjutnya beliau sampaikan bahwa Masih Mau'ud as. adalah nabi Allah. Kita harus bersyukur atas nikmat ini karena berada dalam jemaat Nabi ini. Cara terbaik mensyukuri nikmat ini adalah dengan mengamalkan sabda-sabda Masih Mau'ud as. Hanya mengatakan bahwa sudah baiat, baiat secara zahir, tak ada nilai apa-apa, selama belum mengamalkan amalan soleh dan ajaran-ajaran Masih Mau'ud as.
Hendaknya kita mengabarkan pada orang2 bahwa ini adalah Jemaat Nabi Allah yang membawa petunjuk bagi hidup kita. Seseorang telah datang dalam wujud Masih Mau'ud as. Beliau as. Bersabda "lihatlah wajahku, apakah ini wajah yang benar atau wajah pendusta. Karena wajah pendusta dan wajah yang benar sangat berbeda." Karena itu ketika kita berada di jemaat Nabi yang benar, maka kita pun harus menjadi anggota yang benar. Maka akan terbukti jemaat ini benar apabila kita mengamalkan ajaran2 Masih Mau'ud as. Tinggalkan hal-hal yang jelek. Harus berusaha sekuat tenaga mencapai kebaikan-kebaikan.

Beliau as. adalah seorang nabi yang ditunggu orang-orang suci sebelum beliau. Begitupula para aulia yang telah berlalu. Tetapi Allah Ta'ala memberi kita taufik berada di jemaat ini. Karena itulah kita harus bersyukur degan mengerjakan apa yang diperintahkan-Nya. Beliau juga mengatakan bahwa setelah beliau akan ada nikmat lain berupa khilafat. Sebagaimana setelah Rasulullah khilafat berdiri. Yang setelah itu berlalu. Yang mana pada waktu itu para sahabat telah hidup bersama mereka. Jika kita bandingkan diri kita dengan para sahabat, kita tidak ada apa-apanya, tak secuil debu pun. Tetapi Allah telah mengaruniakan kita menjadi murid-murid masih mauud as.

Semoga Allah Ta'ala memberi kita semua karunia untuk dapat menyemournakan apa yang dikehendaki dalam jemaat ini. Semoga Allah Ta'ala menutupi keburukan-keburukan dalam dir kita.
Q: Kapankah kemenangan Islam akan terjadi?

A: Allah telah menjanjikan kemenangan Islam. Dia tidak pernah mengingkari janji-Nya. Janji ini telah Dia sabdakan kepada Rasulullah saw. dan Masih Mau'ud as. Dia telah bersabda bahwa Jemaat ini tidak hanya berdiri 300 tahun saa, tetapi hingga laut menjadi kring. Kemenangan itu akan terjadi kapanpun Dia menghendakinya.

Q: Metode bertabligh
A: Tidak perlu banyak adu argumen dalam bertabligh. Tunjukkan bahwa kita orang yang benar dan baik. Allah telah menanamkan bibit kebaikan dalam diri setiap manusia, cukup tunjukkan itu. Kalau orang melihat kita baik, tidak mungkin mereka akan berbuat buruk pada kita. Kalau orang tertarik akan kebaikan kita, maka apapun yang Anda sampaikan akan diterima. Dengan sendirinya mereka akan mengikuti jemaat ini. Itulah yang paling berpengaruh dalam pertablighan. Saya perhatikan banyak turis datang ke Indonesia. Apabila Anda melihat turis, jangan sungkan-sungkan untuk menawarkan rumah misi juga perpustakaan. Syaratnya perpustakaan Anda harus sempurna isinya. Buku-buku tersedia dalam berbagai bahasa.
Q: bagaimana caranya mengajak seseorang untuk aktif?
A: Ajak makan bersama. Kalau dia senang dan menerima ajakan Anda, maka dia percaya pada Anda. Buat dia tertarik pada Anda dengan membicarakan apa yang dia suka.
Q: Bagaimana pembatasan penggunaan Facebook mengingat manfaatnya bisa bertemu kawan-kawan, tetapi Huzur V melarang penggunaannya?
A: Benar bahwa Huzur V melarang penggunaan Facebook terutama untuk anak-anak perempuan. Karena terbukti Facebook banyak melahirkan keburukan dan banyak kebohongan. Karena itu Huzur melarang penggunaan Facebook untuk anak-anak perempuan. Memang setiap hal itu ada dua sisi. Ada hal baik dan buruk. Kalau kita bisa menggunakannya dengan baik, kita akan meraih faedah. Sesuatu yg lebih banyak keburukannya, maka tinggalkanlah. Inilah alasan Huzur melarang penggunaan Facebook khususnya bagi anak perempuan kta agar mereka terjaga, selamat.
Q: Apakah Ristanata seperti ta'aruf?
A: Tidak benar kalau seorang ghaer Ahmadi dan pemuda Ahmadi mengadakan hubungan gelap tanpa sepengetahuan orangtua atau pengurus. Karena banyak keburukannya.

Amanat Huzur ATBA melalui Utusannya Tuan Laiq Ahmad Nasir.


Bontang, 21 sep 2015. Amanat Huzur melalui Utusannya Tuan Laiq Ahmad Nasir. Muballigh yang berkantor di Rabwah di bidang Tahrik Jadid.

Saya hadir di hadapan Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu atas perintah Huzur. Huzur bersabda bahwa beliau mengirim salam kepada anda. Huzur ingin mengetahui kabar kebaikan-kebaikan di cabang Anda.
Huzur bersabda bahwa banyaklah berdoa, berdoa, dan berdoa agar keadaan kita akan berubah meraih kemenangan seperti yg disabdakan Masih Mau'ud. Bersabarlah Anda semua menghadapi keadaan ini, banyak berdoa, insya Allah akan berubah baik. Tidak perlu takut dan cemas, justru harus banyak-banyak berdoa.

Selanjutnya beliau sampaikan bahwa Masih Mau'ud as. adalah nabi Allah. Kita harus bersyukur atas nikmat ini karena berada dalam jemaat Nabi ini. Cara terbaik mensyukuri nikmat ini adalah dengan mengamalkan sabda-sabda Masih Mau'ud as. Hanya mengatakan bahwa sudah baiat, baiat secara zahir, tak ada nilai apa-apa, selama belum mengamalkan amalan soleh dan ajaran-ajaran Masih Mau'ud as.
Hendaknya kita mengabarkan pada orang2 bahwa ini adalah Jemaat Nabi Allah yang membawa petunjuk bagi hidup kita. Seseorang telah datang  kehadapan Masih Mau'ud as. 

Dan bertanya untuk menunjukkan 1 tanda kebenaran beliau. Beliau as. Bersabda "lihatlah wajahku, apakah ini wajah yang benar atau wajah pendusta. Karena wajah pendusta dan wajah yang benar sangat berbeda." Karena itu ketika kita berada di jemaat Nabi yang benar, maka kita pun harus menjadi anggota yang benar. Maka akan terbukti jemaat ini benar apabila kita mengamalkan ajaran2 Masih Mau'ud as. Itu akan terbukti dari amal baik kita yang akan mempengaruhi orang.Tinggalkan hal-hal yang jelek. Harus berusaha sekuat tenaga mencapai kebaikan-kebaikan.

Beliau as. adalah seorang nabi yang ditunggu oleh ribuan orang-orang suci sebelum beliau. Begitupula para aulia yang telah berlalu. Tetapi Allah Ta'ala memberi kita taufik berada di jemaat ini. Karena itulah kita harus bersyukur degan mengerjakan apa yang diperintahkan-Nya. Beliau juga mengatakan bahwa setelah beliau akan ada nikmat lain berupa khilafat. Sebagaimana setelah Rasulullah khilafat berdiri. Yang setelah itu berlalu. Yang mana pada waktu itu para sahabat telah hidup bersama mereka. Jika kita bandingkan diri kita dengan para sahabat, kita tidak ada apa-apanya, bahkan dengan secuil debu yang menempel dispatu mereka pun kita tidak ada apa-apanya. Tetapi Allah telah mengaruniakan kita menjadi murid-murid masih mauud as.

Semoga Allah Ta'ala memberi kita semua karunia untuk dapat menyemournakan apa yang dikehendaki dalam jemaat ini. Semoga Allah Ta'ala menutupi keburukan-keburukan dalam dir kita.
Q: Kapankah kemenangan Islam akan terjadi dibawah khilafat dan sampai kapan?
A: insyaAllah kemenangan akan terjadi. Allah telah menjanjikan kemenangan Islam. Allah SWT berfirman"lam tajida li sunnatillahi tabdila" bahwa sunnah Allah tidak akan melenceng. 

Allah adalah zat yang tidak pernah mengingkari janji-Nya. Janji ini telah Dia sabdakan kepada Rasulullah saw. dan Masih Mau'ud as. Dia telah bersabda bahwa Jemaat ini tidak hanya berdiri 300 tahun saja, bahkan hingga lautan menjadi kring. Tetapi Kemenangan itu akan terjadi kapanpun Dia menghendakinya. Sebagaimana dalam hadits Rasulullah bahwa khilafat ini akan sampai pada hari Qiyamat. Kalau kita lihat dalam Alquran Bahwa orang-orang mukmin yang akan mendapatkannya adalah yang mengamalkan amal shaleh.

Q: Metode bertabligh yang terbaik?
A: Tidak perlu banyak adu argumen dalam bertabligh. Tunjukkan bahwa kita orang yang benar dan baik. Allah telah menanamkan bibit kebaikan dalam diri setiap manusia, cukup tunjukkan itu. Kalau orang melihat kita baik, tidak mungkin mereka akan berbuat buruk pada kita. Kalau orang tertarik akan kebaikan kita, maka apapun yang Anda sampaikan akan diterima. Dengan sendirinya mereka akan mengikuti jemaat ini. Itulah yang paling berpengaruh dalam pertablighan. Saya perhatikan banyak turis datang ke Indonesia. Apabila Anda melihat turis, jangan sungkan-sungkan untuk menawarkan rumah misi juga perpustakaan. Syaratnya perpustakaan Anda harus sempurna isinya. Buku-buku tersedia dalam berbagai bahasa.

Q: bagaimana caranya mengajak anggota yang tidak aktif?
A: dekati,  jadikan teman atau sahabat. Cari hal-hal yang membuat dia tertarik. Kalau dia sudah bisa diajak/diundang makan bersama. InsyaAllah dia pun akan mau diajak kemesjid. Jangan mengajak dengan kasar dan membuka aibnya. Kalo seperti itu justru dia akan semakin menjauh.
Q: Bagaimana pembatasan penggunaan Facebook mengingat manfaatnya bisa bertemu kawan-kawan, tetapi Huzur V melarang penggunaannya?

A: Benar bahwa Huzur V melarang penggunaan Facebook terutama untuk anak-anak perempuan. Karena terbukti Facebook banyak melahirkan keburukan dan banyak kebohongan. Karena itu Huzur melarang penggunaan Facebook untuk anak-anak perempuan. Memang setiap hal itu ada dua sisi. Ada hal baik dan buruk. Kalau kita bisa menggunakannya dengan baik, kita akan meraih faedah. Sesuatu yg lebih banyak keburukannya, maka tinggalkanlah. Inilah alasan Huzur melarang penggunaan Facebook khususnya bagi anak perempuan kta agar mereka terjaga, selamat.

Q: Apakah Ristanata seperti ta'aruf?
A: Tidak benar kalau seorang khuddam atau Lajnah mengadakan hubungan gelap tanpa sepengetahuan orangtua atau pengurus. Karena akan banyak keburukannya.

Q: bagaimana kedudukan jalsah. Ada yg mngatakan saya ikut jalsah tapi tidak ada perubahan dalam diri saya, bagaimana dengan hal itu?
A: dengan mengikuti jalsah dengan baik maka dia akan mengetahui kelemahan dirinya sehingga dia bisa merubah dirinya menjadi lebih baik. Kalo ada orang yang mengatakan hal itu berarti dia tidak mengikuti jalsah dengan sebaik-baiknya.

Berkaca Pada Contoh Nabi Muhammad SAW mengenai Perbedaan


Berkaca Pada Contoh Nabi Muhammad SAW Mengenai Perbedaan Keyakinan.


Oleh: Nasaruddin Umar (Wamenag RI)
DALAM wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), perlu didefinisikan apa itu aliran sesat? Siapa yang berhak menyesatkan sebuah aliran? Apa kriteria aliran sesat? Siapa yang menentukan kriteria itu? Apa dasarnya?

Apakah aliran sesat itu pelanggaran pidana? Apa sanksi aliran yang dinyatakan sesat itu? Bagaimana menghukum aliran sesat? Siapa yang berhak menghukumnya? Bagaimana menyelesaikan dampak penyesatan sebuah aliran yang sudah lama eksis di dalam masyarakat?

Kesemuanya ini menjadi bukti tidak sederhananya menyelesaikan persoalan penyesatan sebuah aliran. Apalagi aliran itu berada di dalam wilayah keyakinan seseorang, sulit dideteksi, dan berpotensi menghakimi secara tidak adil kepada orang yang disangka penganut aliran sesat.

Ketika sebuah rezim otoriter berkuasa dan ketika dinasti mayoritas memegang kendali nilai, maka di situ berpotensi muncul kalimat dan akronim menakutkan, terutama kepada kaum minoritas.

Akronim itu misalnya kelompok oposisi, pemberontak, ideologi radikal, aliran sesat, ajaran terlarang, dan lain sebagainya. Bahkan tokoh di balik kelompok minoritas itu sering disebut orang gila, tukang sihir, paranormal, provokator, dan lain-lain.

Nabi Muhammad saw sendiri, sama seperti nabi-nabi sebelumnya, pernah mengalami hal yang sama dari penguasa Mekkah ketika pertama kali memperkenalkan ajaran Islam yang dibawanya. Ia pernah dianggap sebagai penganut aliran sesat, diusir, diancam akan dibunuh, dan ajaran agama yang diperkenalkannya dianggap sesat.

Nabi Muhammad sendiri dianggap orang gila (Mereka berkata: "Hai orang yang diturunkan Al Qur'an kepadanya, sesungguhnya kamu benar-benar orang yang gila". (Q.S. al-Hijr/15:16), dianggap paranormal atau tukang tenung ("Maka tetaplah memberi peringatan, dan kamu disebabkan nikmat Tuhanmu bukanlah seorang tukang tenung dan bukan pula seorang gila. (Q.S. al-Thur/52:29).

Bahkan Nabi dianggap tukang sihir ("Demikianlah tidak seorang rasul pun yang datang kepada orang-orang yang sebelum mereka, melainkan mereka mengatakan: "Ia adalah seorang tukang sihir atau orang gila"). (Q.S. al-Dzariyat/51: 52). Ada juga yang mengganggap penyair gila (Dan mereka berkata: "Apakah sesungguhnya kami harus meninggalkan sembahan-sembahan kami karena seorang penyair gila? (Q.S. al-Shaffat/37:36).

Nabi Muhammad sebagai seorang pemegang kendali otoritas Mekah-Madinah, tidak pernah membumi hanguskan para penganut aliran sesat. Bahkan Musailimah al-Kadzdzab yang nyata-nyata mendeklarasikan diri sebagai Nabi (palsu) di depan Nabi tidak pernah ditangkap atau diinstruksikan untuk dieksekusi.

Musailimah bahkan ditantang untuk menayangkan karya andalannya berupa imitasi wahyu yang dibuatnya sendiri dipamerkan di pintu masuk ka'bah. Biar nanti masyarakat menilai, mana ajaran orisinal mana ajaran yang palsu.

Nabi Muhammad juga pernah memarahi panglima perang Usamah lantaran membunuh seorang musuh yang sudah bersyahadat. Setelah Usama diinterogasi Nabi, Ia menjawab saya membunuh orang itu karena hanya ingin menyelamatkan diri ketika dirinya terpojok.

Saat itulah Rasulullah mengeluarkan pernyataan sebagaimana dikutip di dalam Al-Muwaththa': Nahnu nahkumu bi al-dhawahir waAllahu yatawalla al-sarair (Kita hanya menghukum apa yang tampak, hanya Allah yang berhak menghukum apa yang tidak tampak).

Dalam banyak riwayat Nabi memberikan kesempatan kepada mereka yang dianggap sesat untuk mengintrospeksi diri. Nabi tidak pernah memaksakan kehendaknya kepada kelompok minoritas, apalagi kalau hal itu menyangkut masalah aliran.

Bukankah Allah Swt juga telah mengingatkan kita: "Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah member petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya". (Q.S. al-Qashash/28:56).

Sunday, 30 August 2015

Doa bukanlah Ban Serep, Doa adalah kompas Penunjuk Arah.


Doa bukanlah Ban Serep, Doa adalah kompas Penunjuk Arah tujuan Manusia.

Seseorang telah menuliskan kata-kata yang indah ini.
Cobalah ambil sedikit untuk mengerti maknanya.
1. Doa bukanlah "ban serep" yang dapat kamu keluarkan ketika dalam masalah, tapi "kemudi" yang menunjukkan arah yang tepat.

2. Kenapa kaca depan mobil sangat besar dan kaca spion begitu kecil?
Karena masa lalu kita tidak sepenting masa depan kita.
Jadi, pandanglah ke depan dan majulah.
3. Pertemanan itu seperti sebuah buku.
Hanya membutuhkan waktu beberapa detik untuk membakarnya, tapi butuh waktu tahunan untuk menulisnya.

4. Semua hal dalam hidup adalah sementara.
Jika berlangsung baik, nikmatilah, karena tidak akan bertahan selamanya.
Jika berlangsung salah, jangan khawatir, karena juga tidak akan bertahan lama.
5. Teman lama adalah emas. Teman baru adalah berlian! Jika kamu mendapat sebuah berlian, jangan lupakan emas! Karena untuk mengikat sebuah berlian menjadi cincin, kamu selalu memerlukan dasar emas.

6. Seringkali ketika kita hilang harapan dan berpikir ini adalah akhir dari segalanya, Tuhan tersenyum dari atas dan berkata " Tenang sayang, itu hanyalah belokan, bukan akhir!
7. Ketika Tuhan memecahkan masalahmu, kamu memiliki kepercayaan pada kemampuanNYA; ketika Tuhan tidak memecahkan masalahmu, Dia memiliki kepercayaan pada kemampuanmu.
8. Seorang buta bertanya pada seorang bijak : "Apakah ada yang lebih buruk daripada kehilangan penglihatan mata?" Dia menjawab : "Ya ada, kehilangan visimu!"

9. Ketika kamu berdoa untuk orang lain, Tuhan mendengarkanmu dan memberkahi mereka, dan terkadang, ketika kamu aman dan happy, ingat bahwa seseorang telah mendoakanmu.
10. Khawatir tidak akan menghilangkan masalah besok, hanya akan menghilangkan kedamaian hari ini.
Jika kamu menikmati & merasa sudah diberkahi, mohon mengirimkan juga ke orang lain. Karena siapa tahu akan mencerahkan hari seseorang.

Thursday, 27 August 2015

Perubahan Cepat Melalui Sudden Shift, Umat Manusia Di Abad 21

Perubahan Cepat Melalui Sudden Shift, Umat Manusia Di Abad 21 atau atau dalam Islam Akhir Zaman.


Hati-hati "Sudden Shift", Fenomena Perubahan Abad 21
Senin, 24 Agustus 2015 | 05:41 WIB
Oleh Prof.Rhenald Kasali
KOMPAS.com - Lima tahun yang lalu, mantan Dirut Pertamina, Ari Soemarno pernah menyampaikan sepotong data kepada saya. Itu tentang shale gas, yang kalau sampai kongres Amerika Serikat memberi lampu hijau untuk dieksplore dan diekspor, maka harga gas dunia akan turun.
Data itu rupanya segera direspons oleh para pemain saham yang mengakibatkan harga-harga saham perusahaan tambang batu bara kita anjlok. Mengapa demikian? Inilah gejala perubahan mendasar yang disebut 3S : "Sudden Shift, Speed dan Surprise!"

Sudden Shift
Daripada mereka-reka kapan dollar AS akan kembali turun, atau tenggelam dalam rasa takut yang besar bahwa PHK besar-besaran akan terjadi, lebih baik kita paham apa yang tengah terjadi, mengapa dan bagaimana meresponsnya.

Gejala ini kita sebut sudden shift (tiba-tiba berpindah). Faktanya, konsumennya tetap di situ, populasinya tetap besar (8 miliar jiwa), semuanya butuh makan, minum, transportasi, gadget, hiburan, dan sebagainya. Tetapi siapa yang menikmati perpindahan itu? 

Sudah begitu, berpindahnya mengejutkan karena seakan tiba-tiba (sudden), cepat sekali (speed) dan membuat kita terkaget-kaget (surprise). Mengapa? Karena kita mengabaikan, kita menyangkal, kita gemar berolok-olok, berpolitik, bersiasat, berpura-pura menyelamatkan (padahal menyesatkan). Kadang mengatasnamakan rakyat pula, menghiburnya, berpura-pura seakan-seakan masalahnya ada di tempat lain.

Kembali ke shale gas, Ari Soemarno memberi tahu saya bahwa cost-nya sangat rendah, demikian harga jualnya, yakni ¼ dari harga jual gas konvensional. Saya membayangkan begitu informasi itu beredar, maka para pemakai minyak (oil) pun akan beralih. Maka harga minyak pun akan goncang. Lalu pada akhirnya, tambang energi lain akan terganggu: batu bara.

Di luar dugaan saya, ternyata batu bara terkena imbasnya lebih dulu, lalu baru minyak. Maklum harga kertasnya (saham) sudah lama dijadikanbubble, lagi pula ia sangat merusak lingkungan. Sekarang harga minyak dunia baru turun sekitar 50-60 persen. Para ahli menduga ia masih akan turun hingga sekitar 10 dollar AS (saat ini masih sekitar 47dollar AS) per barel. 

Bisa dibayangkan kerugian apa yang akan diderita pengusaha-pengusaha minyak, kalau mereka tak berani merevolusi biaya-biaya "kenikmatan" yang selama ini sudah dirasakan para pegawai. Dulu, saat harga minyak di bawah 10 dollar AS per barel, mereka sanggup berproduksi dengan biaya 6 dollar AS per barel, tetapi begitu harga pasarnya 120 dollar AS per barel, mereka berproduksi dengan biaya 100 dollar AS per barel. Segala yang membuatnya mahal, akan membuat manusia meningkatkan biaya kenikmatan.

Zalora
Di Bandara Halim Perdanakusuma, saya menerima CEO Zalora Indonesia. Anak-anak muda tentu lebih tahu apa itu Zalora. Ini situs belanja online yang sedang digemari konsumen muda. Dengan belanja online, selain mendapat barang-barang baru, anak-anak muda bisa mendapat harga yang lebih murah.

Saat itu saya baru membaca data penjualan ritel Indonesia yang dilaporkan turun besar-besaran. Keadaan ekonomi pun kita persalahkan. Bahkan para politisi menduga adanya miss managementdalam pemerintahan.

Saat industri ritel konvensional melaporkan penurunan 3-4  persen, Zalora justru mengatakan omzet mereka naik 240 persen. "Dalam dunia online, kalau kami tumbuhnya di bawah 100 persen itu sama dengan kegagalan," ujar mereka.

Saya pikir Zalora masih kecil. Tetapi bayangan saya kembali ke tahun 1998 saat semua orang dicekam rasa takut akibat gelombang PHK. Asing pun hengkang. Ketika para ekonom di FE UI masih berpikir keras bagaimana menciptakan iklim yang kondusif agar investasi asing kembali lagi, saya memilih untuk mendorong lahirnya entrepreneur lokal.

Saya masih ingat ejekan para ekonom yang mengabaikan kemampuan bangsa ini berwirausaha. Saya bahkan ditanya, apa bisnis yang akan diekmbangkan wirausaha lokal? Saya sebutkan nama-nama produk mereka: kacang (Garuda dan Dua Kelinci), herbal (Sido Muncul), kosmetik (Wardah), bola buatan masyarakat di Majalengka dan lain-lain.

Di luar perkiraan saya, mereka mempertanyakan, "Sampai kapan kacang dan jamu bisa menciptakan lapangan kerja? Yang bisa itu otomotif. Rakyat kita itu pegawai, bukan entrepreneur."
Anda tahu berapa jumlah wirausaha kita sekarang? Jangan lagi mengatakan masih di bawah 1 persen. Kalau mereka yang sudah terlibat dalam sektor informal saja sudah 60 juta orang, bisa hitung sendiri berapa banyak orang yang sudah bergulat dalam bidang kewirausahaan.   

Demikian juga dengan Zalora dan mereka yang bergerak dalam sektor ekonomi kreatif lainnya. Sekarang memang masih kecil. Tetapi mereka memiliki daya disruptif yang bisa menggerus para pelaku usaha konvensional.

Semua Shifting
Pergeseran konsumsi tak hanya terjadi dalam dunia energi dan belanja melainkan dalam konsumsi di segala bentuk kehidupan kita. Semuanya bergeser. Keseimbangan baru belum terbentuk, tetapi pindah-pindahnya mulai terasa.

Minggu lalu, 17 Agustus 2015, Indonesia-X baru saja meluncurkan situs belajar bebas biaya (massive online course) di mana Rumah Perubahan ikut di dalamnya.

Pernahkah anda membayangkan bahwa kampus-kampus besar sedang berjuang melawan perubahan? Ya, di seluruh dunia, bukan cuma surat kabar berbasis kertas yang kesulitan karena hadirnya media-media online, melainkan juga kampus–kampus yang kini ditantang dunia belajaronline.

Bahkan gelar akademis pun kini mulai ditinggalkan para kaum terpelajar dunia. Para pemberi kerja mulai melirik mereka–mereka yang tak bergelar. Dari "siapa kamu" ( atau "apa gelar akademismu"), dunia manajemen mulai beralih pada "apa yang bisa kamu lakukan". Lihatlah di perusahaan- perusahaan besar, di kartu-kartu nama para pimpinan dan stafnya. Tak banyak lagi yang mencantumkan gelar akademisnya.

Gerakan masif ini membuat kaum muda beralih dari membeli degree (formal) kepada membeli keahlian dan paket–paket  kursus, yang mereka ramu sendiri racikannya. Bukan lagi racikan akademik yang dibuat pemerintah karena mereka ingin membangun keahlian yang unik, yang tidak massal dan siap pakai. Dan pasar tenaga kerja global pun mengakomodir mereka. Apa yang bisa mereka berikan di dunia kerja bukan lagi rangkaian matakuliah racikan kampus. 

Dan Indonesia-X  menjadi pelopor belajar onlineyang heboh. Kelak Anda bisa mengambil kursus apa saja. Karena murah (gratis), switching cost nya menjadi rendah. Dan perubahan pun terjadi.
 Gojek, Uber, Seven Eleven, dan lain lain.

Kalau anda belum puas dengan contoh–contoh di atas, maka pelajarilah segala fenomena di dunia transportasi, retail, telekomunikasi, trading,financing, dan sebagainya. Anda pasti akan menyaksikan gejala sudden shift ini.

Konsumen perbankan pun mulai meninggalkan kunjungan ke loket-loket bank. Mereka beralih kemobile banking. Pemakaian voice dalam berkomunikasi beralih ke cara-cara baru: data. Dari voice ke BBM, lalu pindah lagi ke Whatsapp dansocial media.

Sama halnya pertarungan sengit yang tengah dihadapi tukang-tukang ojek pangkalan vs Gojek dan Grab-Bike, atau taksi biasa Vs Uber. Semua mengalami gejala shifting.

Jadi, jangan melulu menyalahkan krisis ekonomi dunia. Karena krisis berdampak pada semua usaha dan kali ini terjadi luas di seluruh dunia. Yang jauh lebih penting bukan krisis itu sendiri. Bukan dollar AS, tetapi apa respons kita terhadap usaha yang kita jalani. Dan apa respons kita untuk mempersiapkan masa depan anak-anak kita dalam dunia yang benar-benar baru ini. 

Kalau Anda diamkan, bukan krisis yang menghantam, tetapi persaingan baru melaluibusiness model yang benar-benar berbeda.
Lagi pula, krisis selalu menjadi alasan bagi kaum malas untuk berhenti bekerja, dan bagi mereka yang senang mencari kambing untuk menyalahkan orang lain atas kesalahan yang dilakukannya.
Selamat merenungkannya!

Wednesday, 26 August 2015

Konsep Ketuhanan Islam Yang Dijalankan Oleh Om Google.

Konsep Ketuhanan Islam Yang Dijalankan Oleh Om Google, Manusia Hanya berusaha Tuhan yang Menentukan hasil.


Posted on August 14, 2015
Rio Beni Arya
Jadi…kenapa sebenarnya Google tidak membuat sebuah teknologi PC (Personnal Computer) atau membuat sebuah Operating System untuk sebuah PC atau Laptop? Saya bertanya tentang itu kepada seorang rekan saya yang kebetulan dulu pernah bekerja di Nokia. Saat dia masih di negara asalnya, China.

Mengetahui fakta bahwa rekan saya ini dulunya pernah bekerja di NOKIA, pembicaraan kami sepanjang jalanan dari Balikpapan menuju Kutai Kartanegara pagi itu diwarnai dengan diskusi ngalor ngidul, dimulai dari kenapa NOKIA tidak memasang Android pada Operating Systemnya, kenapa malah Windows Mobile? Lalu cerita tentang kebangkrutan NOKIA, lalu menyambar pada cerita tentang raksasa teknologi Google.

Banyak hal menarik yang dia ceritakan mengenai Google, tetapi satu hal mengenai pertanyaan saya di atas tadilah yang kemudian menjadi tema menarik kami sepanjang perjalanan.
Kenapa Google tidak membuat Operating System sendiri untuk sebuah PC atau LAPTOP, atau kenapa malah Google tidak merambah bisnis PC?

Lalu rekan saya ini menjelaskan dalam bahasa inggris yang pekat dengan logat China-nya. Ini saya baru tahu sekarang. Menurut dia, ada dua pendekatan besar dalam dunia teknologi komputer.
Pendekatan pertama, adalah golongan yang percaya bahwa trend di masa depan adalah personnal computer. Maksudnya, di masa depan, sebuah komputer haruslah menjadi semakin canggih, semakin complicated, dan mempunyai resource atau kemampuan perangkat yang semakin hebat. Apa sebab, sebabnya adalah sebuah aplikasi akan semakin canggih dan untuk menjalankannya butuh resource dan kemampuan dahsyat. Pada golongan inilah berada IBM dan kawan-kawannya.

Pada sisi yang berseberangan, adalah ORACLE. Yang berpendapat bahwa bukan sebuah PC yang harus menjadi semakin kompleks, melainkan sebuah server. Server, haruslah sangat digdaya, sedangkan sebuah PC atau LAPTOP hanya menjadi corong input dan display dari data yang diolah server. Tetapi, sebuah PC itu bisa tersambung ke server.

Tak ingin berpanjang lebar menceritakan tentang teknologi yang saya sendiri tak paham benar, tetapi ide itulah yang ternyata kemudian dipakai oleh Google.

Google tak membuat PC, juga tak terlalu getol membuat operating system, karena Google percaya, bahwa trend masa mendatang adalah CLOUD COMPUTING, dimana orang-orang akan semakin tergantung kepada server.

Sederhananya, seseorang hanya butuh komputer atau perangkat dengan kemampuan kelas medium, asalkan bisa input data, dan bisa display, dan ini yang paling penting "Terhubung dengan internet".
Maka kita cobalah lihat semua produk Google. Ada Google maps. Google satelite. Google sky. Street view. Dan segala macam produk Google lainnya kesemuanya bisa dijalankan pada komputer kelas menengah, atau rendah, asalkan punya network yang kencang. Dan Google membuat browser hebat untuk menjadi corong display dan inputnya, yaitu Chrome.

Coba kita bayangkan, seandainya, semua kemampuan google maps, semua bank data Google maps, semua kecanggihan grafik Google maps itu harus disimpan pada sebuah PC, kita butuh PC seberapa dahsyat? PC kelas rendah sampai menengah tak akan sanggup menjalankan aplikasi itu. 

Tetapi, karena segala perhitungan dan algoritma google maps dijalankan oleh server, dan PC hanya menjadi display saja lewat browser, maka aplikasi yang sejatinya begitu kompleks itu terasa sangat ringan. Bahkan handphone bisa membukanya. Sekali lagi, hanya jika kita punya koneksi internet yang cepat dan stabil.

Wah, ini hal yang sangat menarik dan membuka mata saya. Saya mengucapkan terimakasih kepada rekan saya itu. Lalu tiba-tiba saya terfikir tentang sesuatu.

"You know what," Saya sampaikan padanya, bahwa saya teringat tentang sebuah wejangan yang hampir analog dengan cerita dia barusan.

Sepertinya, saya tahu bagaimana mengaplikasikan strategi Google dalam kehidupan sehari-hari.
Rekan saya itu tertarik dan bertanya, bagaimana caranya?

Saya katakan padanya. Kita ini, setiap hari berhadapan dengan berbagai macam masalah dan perhitungan yang sangat kompleks. Masalah pekerjaan. Masalah rumah tangga. Masalah ekonomi. Dan segala macam masalah.

Dan pendekatan kita dalam mengatasi masalah itu selama ini adalah seperti golongan IBM yang merasa harus mengatasi segala masalahnya sendiri.

Akibatnya, kita harus memiliki PC yang demikian kompleks. Kita membebani diri kita sendiri. Sedangkan, hampir kita bisa katakan bahwa mungkin lebih dari sembilan puluh sembilan persen kejadian di dalam hidup ini tak bisa kita kontrol sama sekali, dan setiap kejadian akan berkelindan dengan kejadian lainnya yang saling mempengaruhi dalam hidup ini.

Jika kita ingin menghadapi semua masalah dengan perhitungan kita sendiri, maka kita bisa gila dan depresi. Apa pasal? Perhitungannya luar biasa kompleks.

Maka sebaiknya, kita tiru google. Sebenarnya kita hanya perlu kemampuan input data, dan kemampuan untuk display saja. Selebihnya, biarkan kalkulasinya dijalankan oleh server. Yang Maha Kuasa. Maka hidup kita akan menjadi lebih ringan.

Saya jadi teringat kembali dengan salah satu kutipan bijak dari aforisma Al-Hikam. "istirahatkan dirimu dari tadbir" kata Sang Bijak Ibnu Athoillah.

Apa itu tadbir? Tadbir adalah memastikan hasil usaha. Menghitung-hitung seandainya saya melakukan aksi begini, maka hasilnya PASTI begini.

Just do your part. Input datanya. Dan selebihnya biarkan Sang Maha Server –meski kita tahu tak ada umpama bisa menjelaskannya– yang mengaturnya.

Satu hal saja yang harus kita benar-benar jaga, yaitu "network", koneksi yang sangat kencang dan stabil pada Sang Maha Server. Dzikrullah.....
Salam SUKSES semua ya teman2...

Tuesday, 25 August 2015

Polisi Paksa Muslim Ahmadiyah Menurunkan Bendera Merah Putih di Banjar Ciamis

Polisi Paksa Muslim Ahmadiyah Menurunkan Bendera Merah Putih di Banjar Ciamis Jawa Barat.


Kronologi Penurunan Bendera Merah Putih di Masjid Istiqamah, Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) Banjar Agustus. Bulan kemerdekaan. 70 tahun sudah, Indonesia merdeka.

Untuk menyambut dan memeriahkannya, Rabu (12/8) JAI Banjar, mengecat putih pagar bambu dan memasang 9 buah Bendera Merah Putih di area Masjid Istiqamah. Mereka pun memotong rumput, menumpuk, membakarnya di halaman masjid.

Sudah 4 tahun, Masjid Istiqamah dinyatakan status quo oleh Pemkot Banjar.

Akhir tahun 2014, masjid dirusak: genting-genting diturunkan, langit-langit dijebol dan beberapa kaca jendela pecah dilempari batu. Kejadian tersebut telah dilaporkan ke Polres Banjar. Sampai saat ini, Polisi belum berhasil menangkap pelakunya.

Seminggu setelah pemasangan bendera, sekira pukul 22an, Yunus (JAI Banjar) menerima telepon Rosidi (Kasat Intel Polres Banjar) "Pak Ustaz, bendera saya turunkan sekarang...."

3 buah bendera di dak masjid diturunkan. Menurut Rosidi, penurunan terpaksa dilakukan, karena ada tekanan dari Front Pembela Islam (FPI) Banjar. Ke-3 bendera tersebut dibawa ke Polres Banjar.
Dalam percakapan lewat telepon itu pun, Rosidi memerintahkan JAI Banjar, agar menurunkan sendiri, sisa bendera yang masih terpasang.

Kamis (20/8), Dedi Mulyadi (JAI Banjar) bertemu Dedi (Kanit Intel Polres Banjar) di Rumah Makan Beti, Cipadung. Pertemuan berlangsung dari pukul 19an sampai pukul 21an wib. 

Menurut Dedi (Kanit Intel Polres Banjar), anggota Polsek Pataruman yang menurunkan 3 buah bendera di dak Masjid Istiqamah. Penurunan bendera tersebut merupakan inisiatif kepolisian, demi keamanan.

Salam,
Firmansyah
Cp:
1. Rosidi (Kasat Intel Polres Banjar) 08128206670
2. Dedi (Kanit Intel Polres Banjar)    081394247473
3. Yunus (JAI Banjar)                       081323745476
4. Dedi Mulyadi (JAI Banjar)             085315449199

Monday, 24 August 2015

20 Macam Bahaya Kebiasaan Makan Mie Instan Yang Sangat Metikan Manusia.

20 macam bahaya Kebiasaan makan mie instan yang sangat mematikan tubuh Manusia.


Kerusakan hati. Mengkonsumsi mie instan yang terlalu sering atau rutin dapat menyebabkan kerusakan hati. Mie Instan mengandung zat berbahaya salah satunya Proplene Glycolyang jelas merusakan dan menganggu kerja hati.Gagal Ginjal. Kandungan Proplene Glycol juga mengundang penyakit lain yaitu merusak kerja ginjal sebagai salah satu organ vital dalam tubuh kita. 

Penyakit ginjal tersebut berupa penyakit gagal ginjal.Diabetes. Mie Instan meski memiliki rasa cenderung gurih juga mengandung banyak kandungan gula di mana dapat menyebabkan penyakit Diabetes. Secara tidak langsung kandungan gula tersebut diserap secara baik oleh tubuh kita.Kencing manis. Kandungan gula yang melimpah dalam Mie Instan juga memicu kita terjangkit kencing manis. Bisa saja mencapai Diabetes, bisa juga memang karena kandungan gula keluar dalam air seni.Meningkatkan kadar kolesterol. 

Makanan yang dapat meningkatkan kadar kolesterol bukan hanya makanan bersantan atau aneka makanan laut tetapi ternyata Mie Instan juga menjadi salah satu makanan yang dapat meningkatkan kadar kolesterol karena kandungan garam yang tinggi.Mengganggu hormon bagi wanita. Mie Instan yang dikonsumsi rutin atau berlebihan bagi wanita memberi bahaya tersendiri salah satunya mengangganggu hormon karena Sodium yang terkandung dalam Mie Instan. 

Hal ini menyebabkan jadwal bulanan seperti menstruasi dapat terganggu hingga menimbulkan jerawat.Menggangu hormon seks bagi pria. Jika bagi wanita menganggu hormon bulanan, bagi pria efek negatif Mie Instan juga berlaku. Mie Instan yang kaya kan zat kimia akan mengganggu hormon pria dalam hal seks di mana mereka tidak dapat mengontrol gairah seks mereka.Memicu tekanan darah tinggi. Pada umumnya tekanan darah seseorang normalnya adalah 130/80. Tetapi Mie Instan akan menaikannya alias memicu tekanan darah tinggi terjadi karena zat kimia berbahaya di dalamnya yang tidak terlihat.Menurunkan metabolisme. 

Zat kimia di dalam Mie Instan juga dapat menurunkan metabolisme kita. Jangan berpikir Mie Instan dapat memberi energi bagi kita karena sebenarnya Mie Instan hanya akan memberi sedikit energi dan menurunkan kembali metabolisme kita karena zat kimia tersebut.Menghambat penyerapan nutrisi. Tidak sedikit orangtua yang memberi anaknya makanan instan berupa Mie. Karena alasan – alasan khusus seperti masalah waktu ataupun memang sang anak doyan dengan rasa Mie Instan. Padahal Mie Instan sangat tidak baik untuk pertumbuhan anak – anak. Hal ini dikarenakan Mie Instan menghambat penyerapan nutrisi dalam tubuh anak – anak. Apa lagi bagi anak – anak yang masih berusia di bawah 6 tahun.Menyebabkan kanker. 

Siapa yang tidak merasa ngeri mendengar penyakit ini. Penyakit kanker memang mudah menghampiri banyak orang dengan tidak memandang usia. Dan Mie Instan menjadi salah satu jalan penyakit ini dapat menghampiri kita. Dengan segumpal aneka ragam zat kimia yang ditambahkan dengan bahan berbahaya lain salah satunya Mie Instan yang di dalam Styrofoam, kanker dapat saja dengan senang hati menghampiri.Stryfoam yang diberi air panas sangat tidak baik karena menambah zat kimia berbahaya di dalam Mie Instan.Keguguran bagi wanita hamil. Bagi para wanita yang sedang hamil, hindarilah makan Mie Instan. 

Zat kimia dalam Mie Instan juga pengawet yang kuat dapat menyebabkan keguguran. Jangan sampai sesuatu yang sudah dinantikan anda sejak lama harus hilang karena Mie Instan.Memicu penyakit Stroke. Penyakit stroke yang sering menyerang sebagian orang di dunia termasuk Indonesia juga dapat datang karena mengkonsumsi rutin mengkonsumsi Mie Instan. Mie Instan dapat menganggu kelancaran aliran darah.Mengganggu pencernaan. Karena Mie Instan dapat menghambat nutrisi masuk ke dalam tubuh, ini juga menjadikan pencernaan dalam tubuh terganggu. 

Pencernaan yang baik memerlukan bantuan nutrisi dan mineral yang banyak. Maka dari itu tidak sedikit yang gemar mengkonsumsi Mie Instan mengalami sembelit atau susah buang air besar. Bahkan dapat menyebabkan lambung dan usus bocor.Memicu sakit kepala. Mie Instan mengandung kadar MSG yang sangat banyak. MSG sangat tidak baik untuk tubuh maupun otak kita. Mengkonsumsi MSG dapat memberi efek ringan hingga serius. 

Sederhananya adalah sakit kepala. MSG dapat memicu timbulnya sakit kepala karena tubuh yang tidak menerima zat berbahaya ini.Menganggu sistem pernafasan. Kandungan MSG dalam Mie Instan juga dapat menganggu pernafasan kita. Gejalanya yang paling utama adalah membuat kita sulit bernafas dan merasa sesak di dada. Bila memang sudah merasakan ini segera jauhi Mie Instan. Tidak maukan sampai kehilangan nyawa karena Mie Instan?Membuat wajah bengkak.

Selain memicu sakit kepala dan mengganggu sistem pernafasn, kandungan MSG dalam Mie Instan juga dapat membuat wajah merah – merah hingga bengkak. Tidak banyak yang menyadari hal ini karena biasanya tidak berlangsung lama hanya saat ketika MSG tersebut terserap dalam tubuh.Penyakit jantung. Mie Instan juga termasuk dalam junk food atau makanan yang miskin vitamin. Mengkonsumsi Mie Instan terlalu sering dapat memicu penyakit jantung. Hal ini dikarenakan Cardionmetabolic Syndrome.Membuat perut buncit dan kantung mata. 

Kandungan garam yang sangat melimpah dalam Mie Instan secara tidak langsung membuat perut menjadi buncit dan menambah kantung mata. Mengkonsumsi garam yang banyak memang dapat membuat kedua hal tersebut tidak hanya dalam Mie Instan saja.Obesitas. Terakhir, bahaya dari mengkonsumsi Mie Instan adalah obesitas. Mie Instan jika dikonsumsi memberi efek mengenyangkan. 

Namun setelah itu dalam beberapa jam kemudian kita akan kembali merasa lapar. Padahal kalori dan karbohidrat di dalam Mie Instan sudah banyak. Hal ini cenderung membuat kita makan beberapa kali lipat. Apa lagi tidak sedikit yang menyandingkan Mie Instan dengan nasi.

Friday, 21 August 2015

Pertemuan Tahunan #JalsaUK2015 Muslim Ahmadiyah di London Inggris

Pertemuan Tahunan #JalsaUK2015 Muslim Ahmadiyah di London Inggris dihadiri dari seluruh Dunia.

Ringkasan wawancara Jalsah UK yg diterjemahkan oleh: Mln. Saefullah M.A. 21/08/2015

"Berkenaan dg stndar pnglhidmatan tamu Hz Masih Mauud as adalh standar yg dulu dprlihatkan oleh Rasulullah saw yg dihdupkan kmbali oleh Hz Masih Mauud as.

Tamu Hz Masih Mauud as bukanlah tamu biasa...

Beliau as dapat wahyu.. ya'tika min kulli fajjin 'amiq ( orang orang dr jauh akan datamg k pada mu)

Wahyu ini dtrima Hz Masih Mauud as ketika bliau tdk dikenal oleh siapapu, yakni qadian tak ada seorangpun yg mengenal dulu... tapi sekarang kita lihat bagaimna orang dr seluruh penjuru dunia datang sebagai tamu Masih Mau'ud a.s.

Wahyu lagi, wasi' makaanaka... perluaslah tempatmu,...

Dulu orang duniawi akan berpikir bahwa ini adalah konyol, namun sekarang kita melihat tempat yg dulu luas sekarang sudah mulai tampak kecil, sehingga penggenapan wahyu itu kita dapat saksikan sekarang dseluruh dunia. Bendera jemaat disiapkan oleh para sahabat. Pertama kali dikibarkan oleh Hz Muslih Mauud ra pada pada pukul 2 siang, 28 desember 1939 di Talimul Islam Hight School Qadian d hari kedua jalsah.

Bendera adalah lambang hidupnya suatu kaum.. para sahabat Rasulullah saw rela menyerahkan nyawanya demi bendera islam...

Warna hitam dr bendera Ahmadiyah (Liwa e Ahmadiyyat) berdasarkan sabda Rasulullah saw.

Warna hitam melambangkan keadaan islam pada saat Hz Masih Mauud as turun yg berada dalam kegelapan. Sedangkan warna putih melambangkan melalui jemaat ahmadiyah lah keadaan gelap itu akan ditarik ke arah nur. Iman hendaknya tdk sebatas pada ilmu, melainkan juga dibuktikan melalui amal. Hz aqdas: tujuan aku diutus adalah menegakkan kembali iman yg hakiki. Baik itu secara amal maupun ilmu. Dan menyelamatkan islam dr serangan kehancuran, Orang2 heran melihat jemaat ahmadiyah menyampaikan talim hakiki islam mereka bertanya2 apakah betul ini hakiki islam?  Kita sebagai pngikut Hz aqdas as harus senantiasa menyadari dan meningkatkan keimanan, amalan dan ilmu kta.. supay kita selamat dr cengkraman dunia. Kita harus meningkatkan ketakwan supaya bisa menunjukan dunia ke arah kebenaran.

Al quran karim sangat menekankan ketakwaan.. takwa menyelamatkan insan dr kesalahan2 kecil sekalipun. Takwa memberikan kekatan untuk selamat dr keburukan dan kekuatan menuju kebaikan. Buruk sangka adalah faktor hancurnya rumah tangga, dan masyarakat, Hendknya kita menghindari buruk sangka. Allah Taala menetapkan buruk sangka, memata matai dan ghibat sebagai dosa besar, sebagian manusia terpuruk dalam dosa2 kecil tapi dia todak memahaminya, shingga mengancurkannya. Hz Aqdas: ingatlah segala keburukan berasal dari buruk sangka. Buruk sangka menghamcurkan keimanan dan menjadikan teman jd musuh.

Jadi jika kalian pernah berprasangka buruk maka cepatlah beristighfar. Jangan memganggap jni sepele. Buruk sangka adalah hal yg sangat berbahaya yg dapat dengan cepat menghancurkan keimanan. Para ulama sekarang telah berburuk sangka trhadap Masih Mau'ud as. Allah Taala telah menyelamatkan kita dri berburuk sangka thdp Masih Mauud as dan memberikan karunia kpd kita utk menerima beliau. Namun kita masih harus selamat dr buruk sangka secara pribadi.

Maka banyaklah beristighfar. Sebarkan lah rasa kasih sayang antara satu sama lain. Apabila kita menegakkan cinta di masyarakat maka kita berhak menirima cinta Allah Taala. Sesungguhnya setiap mukmin adalah bersaudara. Hindari lah ghibat supaya Allah Taala mengasihi kalian. Setiap ahmadi harus ingat,  apbila kita ingin membawa jemaat kearah kamajuan, apabila kita ingin meraih keridoan Allah Taala, apabila kita ingin menjaga hubungan baik kekeluargaan maka tegakkan lah cinta dan kasih sayang antara sesama, hendaklah juga diingat bahwa kasih sayang bukan hanya antar mukmin saja, melainkan juga dimasyarkat, dengan ini pintu tabligh akan terbuka dg sendirinya, begitu juga dalam nikah kejujuran juga harus dikedepankan, Dalam ketakwaan insan tdk akan mendekati dosa. Stiap kita harus menjadikan quran sebagai pedoman dan penunjuk jalan kita, perhatikan baik2 dan amalkan quran karim. Selama ini tidak ada maka kita akan sulit untuk menegakkan ketakwaan.

Itaat kpd Allah dan Rasul adalh yg paling utama, itaat baru dapat dilakukan apabila kita mengetahui perintah2. Dan untuk mengetahui perintah tentu perlu mencari,  Seorang muttaqi tdk cukup hanya menjadikan dirinya sbgai muttaqi atau istiqamah dalam ketakwaannya.. melainkan harua menjd imam dr para muttaqi, pengaruh ketalwannya harus terpancar pada istri, anak dan masyarakat...
ini lah tuntutan dri doa

Rabbana hablana min azwaajina....Coba bayang kan apabila stiap kita memanjatkan doa ini dg memahami maksud ayat ini maka seperti apa kemajuan yg akan dialami dlam masyarakat, krna setiap kita berdoa utk menjadi.imam par muttaqi, Utk meraih berkat dr doa ini kita tdak cukup hanya puas dg ketakwan kita, melainkan haru menjadi teladan bagi yg lain. Kita berjaji utk mendahulukan agama dr dunia. Ya akan ditrima disisi Allah hanyalah yg menunaikan janjinya, Dan bentuk penyempurnaan janji itu adalah ketakwaan. Islam berkata bahwa qaule sadid ( perkataan bnar) dan menunaikan janji adalah ketakwaan. Selah beriman yg dibutuhknn adalah senantiasa maju dalam keimanan.

Ini lah tuntutan syarat baiat, Apa bila kita datang kesini hanya sebatas mendengar penceramah lalu mengumndangkan takbir maka kedatangan ksini dan susah payah dalan menyiapkan jalsah ini adalah suatu yg tdk bermanfaat dan sia sia. Hz Aqdas: jangan lah mencaci maki meskipun dicaci maki, bersimpatilah kpada sesama, kalau kalian besar maka kasihilah yg kecil, banyak yg dr luar terlihat suci namun didalam adalah ular, oleh krma itu jangan dekati dosa, takutlah lepada laknat Allah. Sucilah kalian dan luruslah, jamgan membohongi Tuhan. Jangan ada sedikitpun takabur dalam diri.  Betapa buruknya nasib orang yg tdk mengikuti nasehat yg berasal dr Allah ini yg aku sampaikan."

Umat Muslim Wajib Berlindung kepada Allah dari Kejahatan Nafsu

Umat Muslim Wajib Berlindung kepada Allah dari Nafsu dan Amalan Yang Jahat Dunia.


Dan kami berlindung kepada Allah Ta'ala dr kejahatan2 nafsu2 kami dan dari amalan kami yg jahat. (Cinta Sejati Untuk Nabi Muhammad SAW h.42).

Barangsiapa diberi petunjuk oleh Allah Ta'ala, tak ada yang dapat menyesatkannya. (Cinta Sejati Untuk Nabi Muhammad SAW h.42).

Dan barangsiapa yg dinyatakan sesat oleh-Nya, maka tdk ada yg dpt memberikan petunjuk kepadanya. (Cinta Sejati Untuk Nabi Muhammad SAW h.42).

Dan kami bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah Ta'ala.. (Cinta Sejati Untuk Nabi Muhammad SAW h.42).

..dan kami bersaksi bahwa Muhammad saw itu adalah hamba dan utusan-Nya. (Cinta Sejati Untuk Nabi Muhammad SAW h.42).

Wahai hamba-hamba Allah Ta'ala! Semoga Allah Ta'ala mengasihi kalian. (Cinta Sejati Untuk Nabi Muhammad SAW h.43).

Sesungguhnya Allah Ta'ala menyuruh spy kalian berlaku adil & ihsan (berbuat baik kpd manusia)..(Cinta Sejati Untuk Nabi Muhammad SAW h.43).

Dia memberi nasihat supaya kalian mengingat-Nya. (Cinta Sejati Untuk Nabi Muhammad SAW h.43).

Ingatlah Allah Ta'ala, maka Dia akan mengingat kalian. (Cinta Sejati Untuk Nabi Muhammad SAW h.43).

Berdo'alah kepada-Nya, maka Dia akan mengabulkan do'a kalian.. (Cinta Sejati Untuk Nabi Muhammad SAW h.43).

CARA UMAT MUSLIM MENGHORMATI dan MENCINTAI KITAB SUCI ALQURAN

Cara Umat Muslim Menghormati dan Mencintai Kitab Suci Alquran yang dicontohkan Hadhrat Muslih Mau'ud ra.


Selanjutnya, Hadhrat Mushlih Mau'ud ra menyajikan contoh lain. Hadhrat Tn. Sufi Ahmad Jan Ludhianwi merupakan seorang saleh dan yang sangat bertakwa di kalangan orang-orang di masanya. Suatu kali Maharaja Jammu memintanya untuk berkunjung untuk mendoakannya namun ia menjawab, "Jika engkau meminta saya untuk mendoakan engkau, maka engkau harus datang mengunjungi saya. Mengapa saya yang harus datang kepada Anda?"

Oleh karena itu, jika seseorang mempunyai hubungan dengan Allah Ta'ala maka ia takkan takut kepada siapa pun. Hadhrat Mushlih Mau'ud ra menyebutkan bahwa betapa orang-orang [di India masa itu] sangat menghargai dan menghormati Hadhrat Masih Mau'ud as sebelum pendakwaan beliau as. Kita tahu bahwa ketika Barahin Ahmadiyah diterbitkan, ratusan ribu orang memandang Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad as dengan pandangan yang sangat baik. Tn. Sufi merupakan salah seorang diantara kesaksian mereka itu namun beliau wafat sebelum Hadhrat Masih Mau'ud as menyatakan pendakwaannya. Tn. Sufi memiliki kecintaan yang mendalam terhadap Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad as. Tn. Sufi menulis bait syair Urdu kepada Hadhrat Masih Mau'ud as (Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad as) dalam sebuah surat:

'Kami semua yang sedang sakit ini hanya melihat Anda semata, Karena Tuhan, jadilah Anda Al-Masih!'

Tak diragukan lagi bahwa hal ini merupakan indikasi pandangan jauh ke depan Tn. Sufi yang adalah seorang Waliullah yang secara jeli dan tajam melihat bahwa Hadhrat Masih Mau'ud as adalah seorang yang dijanjikan, baik beliau as mendakwakan diri atau pun tidak. Dan sebelum kewafatannya, ia menasehati keluarganya untuk menerima beliau as ketika beliau menyampaikan pendakwaannya. Para ulama lain yang meskipun tidak memiliki pandangan seperti Hadhrat Sufi Sahib, biasa mengatakan bahwa hanya Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad as yang dapat menyelamatkan Islam.

Kutipan Ringkasan Khutbah Jum'at, 31 Juli 2015
Sayyidina Amirul Mu'minin, Hadhrat Mirza Masroor Ahmad
Khalifatul Masih al-Khaamis ayyadahullaahu Ta'ala binashrihil 'aziiz
Tentang : Kecintaan Dan Penghormatan Terhadap Al-Quran (Paragraf 15, 16, 17)
Penerjemah: Hafizurrahman
Editor: Dildaar Ahmad Dartono
---

Monday, 17 August 2015

Renungan Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus Untuk Manusia Indonesia

Renungan Kemerdekaan 17 Agustus : Untuk MANUSIA INDONESIA Yang lebih baik.


Oleh Sarlito Wirawan Sarwono* di Tempo
Beberapa waktu yang lalu, ketika melintasi jalan Kapten Tendean, Jakarta, yang sedang direnovasi, saya terkejut ketika melihat salah satu backhoe (alat berat penggali tanah) bermerek "Samsung" (Korea), karena selama ini yang saya ketahui Samsung adalah produser HP, smart phone, gadget dan barang-barang elektronik, yang sudah jauh menggusur posisi Sonny dan Nokia (Jepang), tetapi bukan produsen alat-alat berat. Tetapi bukan itu saja, di Indonesia para Korea ini sudah mulai menggusur Jepang di bidang kuliner (Resto Korea versus Resto Jepang), budaya pop (K-pop, Gangnam style, Boys band, Sinetron Korea dll), dan otomotif ("H" dari Hyundai versus "H" dari Honda). Padahal Korea pernah "dijajah" Jepang (1876-1945) dan orang Korea punya dendam kesumat kepada orang Jepang. Tetapi dendam itu tidak dibalaskan dengan perang lagi atau agresi politik, melainkan dengan kerja keras yang menghasilkan prestasi di bidang teknologi, ekonomi dan budaya. Dalam waktu 70 tahun kita sama-sama melihat hasilnya.
Indonesia juga pernah dijajah Jepang, tidak lama, hanya 3½ tahun, tetapi rakyat sangat menderita selama masa penjajahan yang singkat itu. Anehnya, walaupun akhirnya Jepang kalah Perang Dunia II dan Jepang diwajibkan membayar pampasan perang kepada Indonesia, setelah 70 tahun Indonesia tidak berhasil mengimbangi Jepang hampir di segala bidang. Malah di tahun 1974 terjadi peristiwa Malari (15 Januari), saat mahasiswa dan massa membakari mobil-mobil bermerk Jepang.  Orang Indonesia bukannya bekerja lebih giat untuk menyaingi Jepang, tetapi menyalahkan dan menyerang si pesaing. Dalam psikologi mentalitas seperti ini disebut "ekstra-punitif" (menghakimi pihak lain) yang bersumber pada "pusat kendali eksternal" (external locus of control).
Menurut teori Pusat Kendali (locus of control: J.B. Rotter, 1954), ada dua macam tipe manusia, yaitu yang Pusat Kendalinya Internal dan Eksternal.  Orang dengan Pusat Kendali Internal (PKI) percaya bahwa dirinya sendirilah yang menentukan apa yang akan terjadi dengan dirinya, bahkan lingkungan di sekitarnya pun bisa dia kendalikan sesuai dengan kebutuhannya. Sedangkan orang dengan Pusat Kendali Eksternal (PKE) jika terjadi sesuatu, cenderung menyalahkan pihak lain, bukannya mengoreksi diri sendiri.
Sebagian besar orang Indonesia, menurut hemat saya, tergolong PKE. Bukan hanya dalam kasus Malari, tetapi hampir pada setiap peristiwa sehari-hari. Kalau dalam Pilkada ada calon Bupati/Walikota yang dinyatakan gugur karena tidak memenuhi persyaratan maka kantor KPU-nya dibakar. Kalau  kebanjiran menyalahkan pemerintah, kalau kekeringan minta bantuan pemerintah. Si pemerintah juga lebih senang menyalahkan alam yang tidak bersahabat. Bahkan ketika perekonomian nasional mengalami perlambatan seperti sekarang ini, para menteri di pemerintah pusat lebih senang menyalahkan faktor-faktor luar negeri (menggiatnya perekonomian dan kenaikan suku bunga di AS dll), ketimbang merekayasa perekonomian dalam negeri untuk mendongkrak laju perekonomian nasional. Pengendara motor yang melawan arus, ketika ditangkap polisi, akan membantah, "Loh, tiap hari saya liwat sini. Ada polisi, tetapi tidak pernah diapa-apakan. Kok sekarang saya mau ditilang?"
Salah satu dampak dari sifat bangsa Indonesia yang KPE ini adalah mencari jalan pintas. Tidak punya ijasah, ya beli ijasah Aspal saja. Mau menang Pilkada, beli suara. Mau main di pengadilan beli hakimnya. Kalau tidak bisa dibeli, liwat kekerasan. Termasuk Tuhan pun dijadikan faktor yang dijadikan sarana untuk mencapai sesuatu. Ingin lulus Ujian Nasional, sholat Istigozah rame-rame. Demo anti kenaikan harga BBM, teriak "Allahu Akbar". Tetapi karena Tuhan tidak bisa dibeli, maka yang menikmati (yang terima duit) adalah para pemain di balik agama, termasuk para da'i komersial (yang sering masuk TV dan honor tausyiahnya 10 kali lipat dari ceramah profesor), Biro perjalanan haji dan Umroh, dan para pemain politik yang menggunakan agama sebagai kendaraannya.
Akhir-akhir ini bahkan makin kuat kecenderungan untuk  lebih menuhankan agama ketimbang menuhankan Tuhan (Allah) itu sendiri. Agama sudah dianggap jauh lebih penting dari pada negara, pemerintah, bendera dan lagu kebangsaan, kewarganegaraan, dsb. Kalau Kartosuwiryo yang memproklamasikan NII (Negara Islam Indonesia) di tahun 1949 (isterinya tidak berjilbab), masih mencita-citakan sebuah negara yang bernama Indonesia, JI (Jamaah Islamiah) dan ISIS (Islamic State of Iraq and Syria) tidak lagi  mempersoalkan wilayah, dia maunya seluruh dunia adalah daulah Islamiah, yang dipimpin oleh seorang Amir atau Khalifah saja. Berita mutakhir, ISIS telah mengeksekusi 19 perempuan yang menolak bersetubuh dengan para pejuangnya, atas nama agama, atas nama daullah Islamiah. Padahal Allah sendiri tidak pernah mengatakan begitu. Bukankah ini menuhankan agama lebih dari pada menuhankan Allah itu sendiri? Apa namanya kalau bukan musyrik?
Dampak yang serius dari mentalitas PKE adalah orang jadi malas kerja. Orang PKE yang tidak berorientasi agama memilih hidup hedonis, mumpung muda hura-hura, tua foya-foya, mati masuk alam baka (surga atau neraka? Emang gue pikirin?). Mereka terlibat Narkoba, seks berisiko, kenakalan dan kriminal untuk memenuhi kebutuhuan hedonisnya. Sementara PKE yang orientasinya agama lebih rajin berdoa (rukun Islam tidak pernah terlambat, termasauk berumuroh berkali-kali), tetapi tetap enggan bekerja serius. Bahkan mereka pikir tidak apa-apa sedikit bermaksiat juga, karena mereka pasti sudah diberi pahala dan ampun oleh Allah yang Maha Pengampun, karena ibadah mereka sudah berpuasa yang pahalanya lebih dari seribu bulan dan sudah sholat Arbain di Medinah, yang pahalanya entah berapa juta kali lipat dibandingkan shalat di masjid lain. Itulah sebabnya Indonesia tidak pernah lepas dari korupsi dan maksiat, walaupun mayoritas penduduknya adalah muslim terbanyak di dunia.   Itulah sebabnya Indonesia tidak pernah lepas dari STMJ (Sholat Terus, Maksiat Jalan).
Padahal Indonesia sedang dalam era Bonus Demografi (2010-2045), yaitu saat penduduk usia produktif  (15-64 tahun) berjumlah dua kali lipat dari penduduk non-produktif. Para pakar menamakannya peluang emas untuk menggenjot kemajuan di segala bidang, guna menyejahterakan dan memakmurkan bangsa, khususnya karena negara-negara lain sudah meliwati masa ini bertahun-tahun yang lalu (negara-negara maju seperti Kanada dan AS sudah mengimport  imigran untuk mengisi kekurangan tenaga kerja mereka) dan Indonesia sendiri akan kehilangan peluang itu juga pasca 2045. Peluang emas inilah yang ingin direbut oleh Presiden Jokowi dengan seruannya "Kerja, kerja, kerja!!!". Maka kabinetnya pun dinamakan Kabinet Kerja. Tetapi kalau bangsa Indonesia lebih suka berhura-hura atau hanya berdoa saja, jangan-jangan seliwat tahun 2045 (100 tahun setelah kemerdekaan), Indonesia bukannya menandingi Korea atau Tiongkok (Cina) melainkan makin terpuruk. Audhubillah min dzalik.
* Guru Besar Psikologi Universitas Indonesia

Thursday, 13 August 2015

Kisah Teladan: Kisah Rasulullah SAW dan Pemuda yang Bertaubat

Kisah Teladan: Kisah Rasulullah SAW dan Pemuda Yang Melakukan Taubat.


Taubat nasuha adalah taubat yang mempunyai arti kembali taat kepada Allah SWT dan menyesali segala perbuatan dosa yang telah dilakukan sembari berjanji tidak akan mengulangi perbuatan dosa-dosanya serta memohon ampunan dari Allah.
Ada contoh riwayat Rasulullah SAW tentang seorang pemuda yang bisa kita ambil hikmah dan pelajaran di dalamnya.


Ajaran dan nasihat yang diberikan oleh Rasulullah SAW merupakan cermin  sosok pemimpin yang mampu merubah pribadi manusia yang ingin bertaubat.
Dikisahkan pada zaman Rasululullah SAW ada seorang pemuda yang gemar melakukan perbuatan tercela seperti mencuri, berjudi, mabuk, dan berzina. Kegemarannya ini sudah menjadi rahasia umum dan Rasulullah SAW pun telah mengetahuinya.

Suatu hari setelah semakin banyak orang memeluk Islam, pemuda itu juga ingin bertaubat dan ingin memeluk agama Islam. Tapi ada suatu hal yang mengganjal hatinya, ia takut kegemarannya nanti dilarang oleh Rasulullah SAW. Maka Ia pun setengah hati dan ragu-ragu antara ingin menemui Rasulullah SAW untuk menyatakan niatnya memeluk agama Islam atau tidak.
Namun keinginannya untuk masuk agama Islam sangat lah besar. Apa lagi ia menyaksikan para tetangganya yang telah memeluk Islam hidup dalam ketenteraman dan kedamaian. Pemuda itu pun penasaran, apalagi ketika ia mendengar dari para tetangganya bahwa Islam itu agama yang mudah dan tidak memberatkan. Maka ia pun membulatkan tekadnya untuk menemui Rasulullah SAW. Kepada Beliau SAW ia utarakan niatnya memeluk Islam. Dan alangkah senangnya ia ketika mendengar jawaban Rasululullah SAW bahwa beliau tidak menyinggung-nyinggung soal kegemarannya itu. Rasulullah SAW cuma menyebut satu syarat baginya untuk bisa memeluk Islam, ''Jangan berbohong.'' . Lalu pemuda tersebut berkata "Hanya itu kah y Rasulullah?". "Iya, laksanakanlah. Nanti temui saya lagi."  kata Beliau SAW. ''Kalau cuma itu syarat untuk memeluk Islam, baiklah wahai Rasulullah saya bersedia masuk Islam,'' jawab pemuda itu. Maka, dengan sukacita ia meninggalkan majelis Rasululullah SAW untuk kembali kepada kaumnya. Di sepanjang jalan ia tak habis-habisnya bergumam, ''Islam ternyata memang gampang dan tidak memberatkan saya dan Rasulullah hanya melarang saya untuk berbohong.''.
Hingga datang suatu saat dimana pemuda itu berhasrat untuk berzina. Namun di saat mau melakukannya hatinya berkata, ''Nanti kalau Rasulullah bertanya dari mana saya, lalu apa jawab saya? Saya pasti akan berkata seadanya. Sebab Rasulullah melarang saya untuk berbohong,''. Maka niat untuk berzina itu pun ia tinggalkan. Begitu juga saat pemuda itu berhasrat untuk melakukan kejahatan lainnya, maka setiap kali pula ia berhasil meredamnya. Akhirnya ia sadar bahwa hal yang dianggapnya mudah ternyata solusinya agar ia tidak melakukan semua kebiasaan buruknya yang secara halus diajarkan Rasululullah SAW.
Hikmah dari kisah teladan Rasulullah SAW dan pemuda yang bertaubat ini adalah mengajarkan kepada kita untuk menanamkan sikap kejujuran dalam diri dengan tidak berbohong agar tidak terjerumus ke dalam perbuatan dosa dan merugikan diri sendiri juga orang lain. Semoga kita bisa mengambil hikmah dari kisah di atas dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari kita.

Wednesday, 12 August 2015

Arti Kemerdekaan Menurut Ajaran Islam dan Alquran

Arti Kemerdekaan Menurut Ajaran Islam dan Alquran dalam artian banyak Bersyukur.


 “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (ni’mat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (ni’mat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS Ibrahim ayat 7).

Kemerdekaan merupakan salah satu karunia besar dari Allah subhaanahu wa ta’aala kepada hamba-hambaNya. Ia merupakan ni’mat urutan kedua sesudah ni’mat kehidupan. Namun ia tetap berada pada satu urutan di bawah ni’mat termahal, yakni ni’mat keimanan.

Sebagaimana ni’mat-ni’mat lainnya Allah subhaanahu wa ta’aala memerintahkan kita untuk mensyukurinya. Sebab mensyukuri ni’mat akan menghasilkan pelipatgandaan ni’mat itu sendiri. Sedangkan kufur ni’mat akan menyebabkan ni’mat itu berubah menjadi sumber bencana bahkan azab. Sebagian ‘ulama mendefinisikan syukur ni’mat sebagaiاستعمال النعمة في الطاعة لزيادة النعمة “memanfaatkan ni’mat di jalan ketaatan sehingga ni’mat tersebut bertambah.”

Apabila kita sebagai suatu bangsa pandai memanfaatkan ni’mat kemerdekaan dengan menjalani kehidupan berbangsa, bermasyarakat dan bernegara penuh dengan berbagai program ketaatan kepada Allah subhaanahu wa ta’aala, niscaya ni’mat tersebut akan Allah subhaanahu wa ta’aala tambah kepada kita semua. Namun sebaliknya bilamana kemerdekaan itu kita sikapi dengan menjalani kehidupan berbangsa, bermasyarakat dan bernegara jauh dari tuntunan ilahi, maka sudah sewajarnya ni’mat kemerdekaan malah terasa menjadi sumber bencana dan bahkan azab. Adalah suatu ironi bila sebagai suatu bangsa yang berjuang berabad-abad mengusir para penjajah kafir Inggris, Portugis, Belanda dan Jepang dengan semangat takbir Allah Maha Besar… الله اكبر ..

Lalu saat meraih kemerdekaan justru membesarkan faham nasionalisme-materialisme-sekulerisme dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Masihkah kita perlu heran mengapa setelah hidup di alam kemerdekaan berpuluh tahun justru kita sebagai bangsa semakin terpuruk? Bukankah apa yang sedang kita alami sekarang hanyalah sebuah bukti kebenaran firman Allah di atas? ”… dan jika kamu mengingkari (ni’mat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.”

Mengingkari ni’mat maknanya di sini adalah tidak memanfaatkan ni’mat kemerdekaan di jalan Allah subhaanahu wa ta’aala, artinya tidak menjadikan Islam (ajaran Allah subhaanahu wa ta’aala) sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara. Kita lebih percaya dan bangga dengan man-made ideology daripada way of life yang telah digariskan Allah subhaanahu wa ta’aala.

Padahal saat sedang terjepit oleh para penjajah hanya Allah subhaanahu wa ta’aala yang kita panggil dan mohonkan pertolonganNya. Menurut seorang ‘ulama hakekat kemerdekaan atau kebebasan adalah: كون الإنسان عبدًا لله خلقا و شعورًا و خلقا “keberadaan manusia sebagai hamba Allah baik dari sudut penciptaan, perasaan maupun akhlaq.” Artinya, seorang manusia, menurut pandangan Islam, barulah akan disebut merdeka bilamana ia sadar dan berusaha keras mamposisikan dirinya selaku hamba Allah subhaanahu wa ta’aala saja dalam segenap dimensi dirinya, baik penciptaan, perasaan maupun akhlaq. Dan segera ia akan divonis tidak merdeka atau belum merdeka bilamana ia masih menghambakan dirinya kepada selain Allah subhaanahu wa ta’aala.

Atau, dengan kata lain, kemerdekaan seseorang atau suatu bangsa sangat ditentukan pada seberapa besar upaya individu atau bangsa tersebut menjadikan kalimat tauhid لآ إله إلا الله Sebagai motivator dan inspirator utama pembebasan diri atau bangsa dari dominasi apapun atau siapapun selain Allah subhaanahu wa ta’aala.

Dan pada dasarnya inilah yang telah dida’wahkan oleh Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam dan oleh segenap Nabi dan Rasul lainnya dahulu kala. Tak ada seorangpun Rasul yang diutus Allah kepada ummat manusia melainkan menyampaikan pesan abadi dan universal untuk ”hanya menyembah Allah dan menjauhi thaghut (syaithan)”. وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولًا أَنِ اُعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ “Dan sungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan), “Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu” (QS An-Nahl ayat 36) Ini pula yang telah disampaikan oleh sahabat Rib’iy bin Aamer radhiyallahu ‘anhu saat beliau diutus khalifah Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu untuk bernegosiasi bilateral dengan negara adidaya Persia.

Rib’iy berkata kepada Panglima Persia Rustum: ابتعثنا الله لنخرج الناس من عبادة العباد لعبادة الله وحده “Kami (umat Islam) diutus Allah untuk mengeluarkan manusia dari penghambaan sesama hamba untuk menghamba kepada Allah semata.”

Sehingga Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam berhasil dengan gilang-gemilang mengeluarkan bangsa Arab dari kubangan kegelapan jahiliah kepada kecemerlangan kehidupan dan peradaban di bawah naungan ridho Allah ‘Azza wa Jalla.

Arti Kemerdekaan Menurut Ajaran Islam dan Alquran adalah bersyukur dan semoga bangsa ini bersyukur dengan kemerdekaan yang ke 70 ini bangsa Indonesia lebih dewasa dan tentunya lebih menghargai apa yang di brikan Tuhan kepada negara ini.

Dan para Koruptor segera sadar dan melakukan taubat dengan mengisi dan membangun bangsa Indonesia ini dengan hal yang lebih positif.

Sehingga tampillah suatu masyarakat berperadaban baru yang menyerahkan segenap dimensi kehidupannya mengikuti apa-apa yang diturunkan Allah subhaanahu wa ta’aala. Sehingga lahirlah suatu ummat terbaik (khairu ummah) yang tidak mencintai, mentaati serta merasa takut kepada apapun dan siapapun selain kepada Allah subhaanahu wa ta’aala.

Monday, 10 August 2015

Meneladani 4 Sifat Rasulullah: Shiddiq, Amanah, Fathonah, dan Tabligh

Meneladani 4 sifat Rasulullah : Shiddiq, Ammanah, Fatonah, dan Tabligh semoga Menjadi petunjuk bagi umat Islam.


"Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu yaitu bagi orang yang mengharap rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah."- Al Ahzab 22.

Nabi Muhammad SAW adalah seorang insan kamil (manusia sempurna) yang memiliki akhlaq dan sifat-sifat yang sangat mulia. Oleh karena itu sebagai manusia yang mengaku diri sebagai umatnya, sudah seharusnya kita mencontoh perilaku dari Rasulullah SAW, karena memang tidak ada lagi contoh yang lebih baik dibanding Beliau SAW. Ada empat sifat utama yang dimiliki oleh Rasulullah SAW.

Shiddiq
Shiddiq artinya benar. Tidak hanya perkataannya yang benar, tapi juga perbuatannya juga benar. Tidak ada pertentangan antara yang diucapkan dengan yang dilakukan. Hal-hal yang diucapkannya pun adalah hal-hal yang penuh hikmah yang merupakan petunjuk dari Allah SWT.
Hal itu sesuai dengan firman Allah SWT.

"Dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al Qur'an) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan kepadanya." - An Najm 4-5
Begitulah seharusnya kita sebagai umat Rasulullah SAW. Segala ucapan dan tingkah laku kita pun harus sesuai dengan isi dari Al-Qur'an. Karena Al-Qur'an itu adalah pedoman hidup sebaik-baiknya.

Amanah
Amanah artinya bisa dipercaya. Jika satu urusan diserahkan kepadanya, niscaya orang percaya bahwa urusan itu akan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Oleh karena itulah Rasulullah SAW dijuluki oleh penduduk Mekkah dengan gelar "Al-Amin" yang artinya terpercaya jauh sejak beliau belum diangkat menjadi Nabi. Apa pun yang tanggung jawab yang diberikan kepada beliau, beliau emban dengan sebaik-baiknya.

"Aku menyampaikan amanat-amanat Tuhanku kepadamu dan aku hanyalah pemberi nasehat yang terpercaya bagimu." - Al A'raaf 69.

Mustahil Rasulullah SAW khianat terhadap yang memberinya amanah. Ketika Rasulullah SAW ditawari kerajaan, harta, wanita oleh kaum Quraisy agar beliau meninggalkan tugas ilahinya menyiarkan agama Islam, beliau menjawab: "Demi Allah. Wahai paman, seandainya mereka dapat meletakkan matahari di tangan kananku dan bulan di tangan kiriku agar aku meninggalkan tugas suciku, maka aku tidak akan meninggalkannya sampai Allah memenangkan (Islam) atau aku hancur karena-Nya".

Meski kaum kafir Quraisy mengancam membunuh Rasulullah SAW, namun beliau SAW tidak gentar dan tetap menjalankan amanah yang dia terima. Seorang Muslim harusnya bersikap amanah seperti yang dicontohkan oleh beliau SAW.

Tabligh
Tabligh artinya menyampaikan. Semua firman Allah SWT yang ditujukan kepada manusia, disampaikan oleh Rasulullah SAW. Tidak ada yang disembunyikan meski itu menyinggung beliau SAW sendiri.

"Supaya Dia mengetahui, bahwa sesungguhnya rasul-rasul itu telah menyampaikan risalah-risalah Tuhannya, sedang (sebenarnya) ilmu-Nya meliputi apa yang ada pada mereka, dan Dia menghitung segala sesuatu satu persatu." - Al Jin 29.

Dalam suatu riwayat dikisahkan suatu ketika datang seorang buta, Ummi Maktum, kepada Rasulullah SAW sambil berkata, "Berilah petunjuk kepadaku ya Rasulullah." Pada waktu itu Rasulullah SAW sedang menghadapi para pembesar kaum musyrikin Quraisy, sehingga Rasulullah berpaling daripadanya dan tetap mengahadapi pembesar-pembesar Quraisy. Ummi Maktum berkata, "Apakah yang saya katakan ini mengganggu tuan?". Rasulullah SAW menjawab, "Tidak."

Sebetulnya apa yang dilakukan Rasulullah SAW itu menurut standard umum adalah hal yang wajar. Saat sedang berbicara di depan umum atau dengan seseorang, tentu kita tidak suka diinterupsi oleh orang lain. Namun untuk standard Rasulullah SAW, itu tidak cukup. Karena setiap orang berhak mendapatkan perhatian yang sama dan disampaikan firman-firman Illahi.

Fathona
Fathona artinya cerdas. Berkebalikan dengan bodoh atau jahlun. Dalam menyampaikan enam ribu lebih ayat Al-Qur'an kemudian menjelaskannya dalam puluhan ribu hadits membutuhkan kecerdasan yang luar biasa. Rasulullah SAW harus mampu menjelaskan firman-firman Allah SWT kepada kaumnya sehingga mereka paham dan masuk ke dalam Islam. Rasulullah SAW juga harus mampu berdebat dengan orang-orang kafir dengan cara yang sebaik-baiknya.

 Lebih dari itu Rasulullah SAW mampu membangun kaumnya dari bangsa Arab yang bodoh dan terpecah-belah serta saling perang antar suku, menjadi satu bangsa yang berbudaya dan berpengetahuan dalam satu negara yang besar yang dalam 100 tahun berkuasa melebihi luas daratan Eropa. Itu semua membutuhkan kecerdasan yang luar biasa.

Demikianlah meneladani 4 sifat Rasulullah : Shiddiq, Ammanah, Fatonah, dan Tabligh. Semoga bermanfaat bagi pembaca.